'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Gubernur Jawa Tengah Membuka Musypimwil II PWAJawa Tengah di UMM Magelang
06 Januari 2020 21:17 WIB | dibaca 170

PURWOREJO-4-01-2020. Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kab. Purworejo, memberi mandat kepada perwakilan PDA sejumlah 4 orang utusan dan dari PCA sejumlah 2 utusan untuk mengadiri Musyawarah Pimpinan Wilayah II  Pimpinan Wilayah‘Aisyiyah  Jawa Tengah, tanggal 4 - 5 Januari 2020 yang bertempat di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Magelang ,  jl Mayjen Bambang Soegeng, Glagak, Sumberrejo Magelang. Peserta Musypimwil II diikuti oleh 35 Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA)  se Jawa Tengah dengan jumlah peserta lebih kurang sebanyak 300 orang peserta.

Pada Pembukaan Musypimwil II PWA Jawa Tengah Gubernur Jawa Tengah berkenan hadir memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara. Hadir juga dalam acara pembukaan Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Ibu. Hj. Siti Noordjannah Djohantini, M.M, M.Si. Hadir juga dalam acara pembukaan tersebut para Direktur  Rumah Sakit ‘Aisyiyah, IGABA, IGASI, Pimpinan Panti Asuhan, Wisma lansia, serta Dinas Instansi terkait tingkat Jawa Tengah. Pada acara pembukaan Musypimwil II Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah Ibu Dr. Ummul Baroroh, M.Ag menyampaikan bahwa: tujuan dari Musypimwil II pengurus periode 2015 – 2020 adalah mengevaluasi program-program  yang telah dilaksanakan dan yang belum dillaksanakan serta program mana yang perlu dipercepat karena setahun lagi periode kepengurusan telah berakhir. Adapun Tema Musypimwil II PWA Jawa Tengah ini diangkat adalah “Dinamisasi Gerakan Menebar Islam Berkemajuan”.

Selanjutnya sambutan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Ibu Hj. Siti Noordjannah Djohantini M.M, M.Si menyampaikan kepada bapak Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah, bahwa Jawa Tengah memiliki kekuatan yang besar, karena ‘Aisyiyah di Jawa Tengah memiliki  potensi yang sangat besar.  Potensi tersebut dapat dilihat adanya ada 5 karakter yang dimiliki ‘Aisyiyah dalam gerakannya. Yaitu : 1.Gerakan Islam yang berkemajuan. Gerakan yang membawa misi islam untuk  rahmatan lil alamin, dengan pandangan muhammadiyah yaitu Islam  wasathiyah berkemajuan. 2. Gerakan Menebar  Perempuan Berkemajuan, oleh karena itu ‘Aisyiyah memiliki tanggung jawab untuk membawa para perempuan yg maju dan dapat menjadi manfaat bagi dirinya, keluarganya dan masyarkat luas. 3.  Gerakan Berkiprah Membangun Negara. Maka PDA harus berkiprah di dareh masing masing sesuai kondisi daerahnya dalam ikut serta membangun negara. 4. Gerakan Amal Usaha. Pendahulu Muhammadiyah  KH Ahmad Dahlan,  selain berdakwah juga menghadirkan  lembaga pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi 5. Gerakan Dahwah Akar Rumput.  Aisyiyah memiliki kekuatan  di akar rumput yg bisa diterima di masyarakat luas.

Di akhir sambutannya ibu Ketua Umum PP ‘Aisyiyah berpesan kepada seluruh ‘Aisyiyah untuk memohon kepada Allah agar teguh dalam  berjuang,  berjejaring yang kuat, kuatkan silaturahim dan kuatkan  untuk menimba ilmu serta memperkaya usaha, sehingga bermanfaat pada masyarkat luas.

Terakhir pada rangakaian acara pembukaan disampaikan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Bpk. Ganjar Pranowo, SH, M.M, bahwa " Membangun sebuah bangsa dan juga menyelesaikan persoalan yang muncul didalamnya perlu partisipasi sekaligus kontribusi semua pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menjalankan kebijakan – kebijakannya, keberadaan organisasi ‘Aisyiyah dengan potensi kader dan juga amal usaha yang dimilikinya sangat diharapkan peran dan kontribusinya" ungkapnya.

Kemajuan sebuah bangsa salah satunya sangat ditentukan oleh peran dari kelompok perempuan, keberadaan perempuan memiliki potensi yang akan memberikan peran yang strategis bagi kemajuan bangsa.

“Aktifitas keseharian yang dilakukan perempuan dalam kehidupan keluarga menunjukkan bahwa kaum perempuan memiliki ketahanan yang luar biasa karena mampu menjalankan setiap aktifitas dengan spirit kekuatan lahir batin” katanya.

Keluarga sebagai komunitas yang paling kecil memiliki peran penting dalam membangun kekuatan sebuah bangsa. Target utamanya adalah terwujudnya perempuan yang berkemajuan, yang antara lain memiliki karakter yang progresif, kreatif dan inovatif. Oleh karena itu melalui program kerja yang dilakukan dan juga keberadaan amal usaha dimiliki seperti dalam bidang pendidikan dan kesehatan serta panti asuhan dan juga panti jompo, maka organisasi ‘Aisyiyah memiliki peran strategis dalam membangun peradaban bangsa khusunya yang terkait dengan upaya mewujudkan perempuan yang berkemajuan.

“Melalui musypimwil ini diharapkan akan muncul gagasan strategis yang nantinya akan menjadi program kerja organisasi dalam rangka membantu mencari solusi terhadap persoalan khususnya di Jawa Tengah yang sifatnya sektoral khususnya terkait perempuan dan anak, pendidikan, kesehatan dan juga pemberdayaan ekonomi” pungkasnya.

 

Shared Post: